Kamis, 06 Oktober 2016

Thermocouple

Chapter 1 Pendahuluan

 Bahan ini saya buat untuk menyelesaikan tugas mata kuliah sensor Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Andalas TP2016/2017. Dosen Pengajar pada mata kuliah ini adalah bapak Darwison, MT. Bahan ini saya kutip dari buku yang berjudul Modern Contol Technology: Components and Systems edisi kedua karangan KIlian. Dalam bahan kuliah sensor ini masih belum sempurna dan masih banyak terdapat kekurangan.Dengan anggota kelompok yaitu:

1. Vegi Apria Pranata (1510951052)
2. Hariyanto A

Chapter 2 Thermocouple

Thermocouple adalah tranducer yang digunakan untuk mengubah besaran suhu menjadi besaran listrik berupa tegangan.Thermocouple terdiri dari dua buah kawat logam yang berbeda, tetapi kedua ujunglogam tersebut dihubungkan satu sama lain yang disebut titik ukur (measuring point).



Tegangan rata-rata yang dihasilkan merupakan selisih dari tegangan pada hot junction dan cold junction.
Vnet = Vhot- Vcold

Chapter 3. Tipe-Tipe Thermocouple

  1. Tipe T Thermocouple tipe t memiliki kawat dari jenis tembaga (+) dan constantan (nikel-40%       tembaga) (-).

  2.  Tipe J Thermocouple tipe j ini kawatnya adalah dari jenis besi dan konstantan (nikel-40% tembaga).

  3.  Tipe E Kawat yang terdapat dalam thermocouple jenis ini berasal dari chromel (nikel-10%chromium) dan konstantan (nikel-40% tembaga)

  4.  Tipe K Kawat penyusun thermocouple jenis ini adalah Chromel_ (nickel-10%chromium) (+) vs. Alumel_ (nickel-5%aluminum and silicon) (-)

  5.  Tipe N Thermocouple tipe n memiliki kawat penyusun dari jenis Nicrosil (nickel-14%chromium, silicon) (+) vs. Nisil (nickel-4%silicon, magnesium) (-).

  6.  Tipe S Kawat penyusun tipe ini adalah Platinum-10%rhodium (+) vs. Platinum (-).

  7. Tipe R Kawat penyusun thermocouple jenis ini adalah Platinum-13%rhodium (+) vs. Platinum (-)

  8. Tipe B Thermocouple jenis ini disusun oleh kawat Platinum-30%rhodium (+) vs. Platinum-6%rhodium (-). 

     

Chapter 4 Sensor Suhu LM35

Sensor Suhu LM35 merupakan komponen elektronika berbentuk integrated circuit (IC) dengan 3 pin yang diproduksi oleh National Semiconductor.



Chapter 5. Prinsip Kerja LM35

 Secara prinsip sensor akan melakukan penginderaan pada saat perubahan suhu setiap suhu 1 ºC akan menunjukan tegangan sebesar 10 mV. Pada penempatannya LM35 dapat ditempelkan dengan perekat atau dapat pula disemen pada permukaan akan tetapi suhunya akan sedikit berkurang sekitar 0,01 ºC karena terserap pada suhu permukaan tersebut. Dengan cara seperti ini diharapkan selisih antara suhu udara dan suhu permukaan dapat dideteksi oleh sensor LM35 sama dengan suhu disekitarnya, jika suhu udara disekitarnya jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah dari suhu permukaan, maka LM35 berada pada suhu permukaan dan suhu udara disekitarnya. Jarak yang jauh diperlukan penghubung yang tidak terpengaruh oleh interferensi dari luar, dengan demikian digunakan kabel selubung yang ditanahkan sehingga dapat bertindak sebagai suatu antenna penerima dan simpangan didalamnya, juga dapat bertindak sebagai perata arus yang mengkoreksi pada kasus yang sedemikian, dengan mengunakan metode bypass kapasitor dari Vin untuk ditanahkan. Maka dapat disimpulkan prinsip kerja sensor LM35 sebagai berikut: - Suhu lingkungan di deteksi menggunakan bagian IC yang peka terhadap suhu - Suhu lingkungan ini diubah menjadi tegangan listrik oleh rangkaian di dalam IC, dimana perubahan suhu berbanding lurus dengan perubahan tegangan output. - Pada seri LM35 Vout = 10 mV/ °C, dalam arti tiap perubahan 1 °C akan menghasilkan perubahan tegangan output sebesar 10 mV.

 

 

 Untuk mendownload html file ini, silahkan klik link di bawah ini:

Klik Disini 

Untuk mendownload foto rangkaiannya, silahkan klik link di bawah ini:

Klik Disini

Untuk mendownload rangkaiaannya yang di proteus, klik dibawah ini

Klik Disini 

Untuk mendownload video tutorial pembuatan rangkaian, klik link di bawah ini:

Klik Disini 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar